Pohon Serut (Streblus Asper) adalah salah satu jenis tanaman liar yang biasa tumbuh di hutan, karang pegunungan, dan juga kebun atau pekarangan, di daerah saya sendiri tanaman ini banyak tumbuh di tepi-tepi aliran sungai dan juga pekarangan, karena memang tumbuh di alam liar kalian mesti mengenali ciri-ciri dari pohon serut itu agar tak salah ambil saat memburunya.

Nah diantara beberapa ciri mudah untuk mengenali pohon serut adalah batang pohonnya yang keras, daun berukuran kecil dan kasar serta bergerigi pada bagian tepi daun, selain menjadi tanaman hias di luar ruangan serut juga bisa di bonsai (biasanya daun akan ikut mengecil ketika di bonsai), ciri lainnya adalah biasanya serut akan merontokan daunnya di akhir musim kemarau (mirip pohon jati)

Menanam Pohon Serut Sebagai Bonsai dan Tanaman Hias
Ciri-Ciri Daun Pohon Serut

Namun tahukah kalian bahwa menanam pohon serut itu rada gampang-gampang susah, bahkan tak jarang yang menanam serut untuk dijadikan bonsai tetapi sayangnya terkadang bonsai serut tidak tumbuh atau bahkan mati, karna memang sifat akarnya yang sensitif. Tapi jangan hawatir karena saya sudah tanya-tanya langsung kepada teman saya yang memang sudah mahir dan lumayan lama bermain dalam dunia per-serutan ini, lalu apa saja langkah-langkanya? Monggo simak penjelasannya berikut ini.

Langkah yang pertama sudah pasti mencari bibit serut yang akan dijadikan Bonsai. Seperti yang sudah saya katakan diatas, bibit pohon serut bisa kalian cari disekitaran pekarangan atau sekitar pinggiran sungai, terserah mau yang ukuran kecil, sedang atau yang agak besar usahakan mengambil bibit serut beserta akar-akarnya jadi diharuskan menggali tanah disekitar pohon serut tersebut, ini bertujuan agar nantinya pohon serut bisa cepat hidup.

Menanam Pohon Serut Sebagai Bonsai dan Tanaman Hias
Proses Pencarian Pohon Serut

Pohon serut berhasil diangkat usahakan beserta akarnya, potong batang sesuai keinginan dan buang semua ranting dan daunnya, selain agar akar tidak terlalu banyak menyerap air saat ditanam kembali ini bertujuan agar tunas-tunas ranting baru cepat tumbuh yang nantinya akan dibentuk bonsai.

Owh ya sebelum menanamnya kembali, cuci terlebih dahulu semua batang pohon serut tersebut serta tutup semua ujung-ujung batang pohon menggunakan plastik (ditutup keseluruhan juga boleh), ini bertujuan supaya pohon tidak cepat kering dan tetap lembab dalam masa tumbuh kembalinya nanti, kemudian siapkan tempat menanam bisa karung, bak, atau pot. Untuk tanahnya sendiri gunakan tanah pekarangan atau kompos.

Menanam Pohon Serut Sebagai Bonsai dan Tanaman Hias
Pohon Serut Siap Tanam

Menanam Pohon Serut Sebagai Bonsai dan Tanaman Hias
Pohon Serut Siap Tanam

Menanam Pohon Serut Sebagai Bonsai dan Tanaman Hias
Menunggu Ranting Baru Bersemi

Dalam masa penanaman sirami minimal 3 hari sekali, jangan terlalu banyak karena akar pohon serut yang belum tumbuh mudah sekali busuk jika terlalu banyak air, untuk mempercepat tumbunya akar dan ranting baru tambahan jika obat perangsang akar, kalian bisa beli di toko obat pertanian, Namun jika pengen menggunakan alternatif lain kalian bisa menggunakan air perasan bawang merah sebagai pengganti obat perangsang akar tersebut.

Lakukan semua itu secara rutin sampai ranting baru tumbuh, biasanya ranting baru akan tumbuh dalam waktu 3 minggu - 1 bulan, setelah ranting-ranting baru tumbuh dan memanjang kini saatnya membentuk ranting itu menggunakan kawat/kabel agar menjadi tanaman bonsai serut yang indah.

Ok sekian dulu artikel untuk kali ini, nantikan lagi artikel yang lainnya tentunya yang nggak kalah ngawur dari ini. Baiklah, Matursuwun dan Wassalam.

BACA JUGA POSTINGAN LAINNYA: