Ketakutan Saat Kita Kecil Terhadap Beberapa Mitos

Ketakutan Saat Kita Kecil Terhadap Beberapa Mitos

Yeah selamat malam bro, sis, pak, bu, neng, kang, semuanya terkhusus para jomblowan dan jomblowati. ketemu lagi dengan saya dipostingan blog reot ini, gimana punya kabar, semoga selalu dalam lindunganNya. oke saya pengin mengajak kalian bernostalgia tentang masa kecil, masa dimana pikiran mumet gara-gara PR, masa dimana ngga tau sakit hati karena masalah cinta, paling ngrasain sakit pas kejar-kejaran jatuh terus dengkulnya lecet, hahaha ngga sah pada baper. Eh seberanya saya mau bahas apa sih? Ok Ok tenang, biar aku sruput kopi dan nyalakan rokok dulu biar fress nih otak.

Ok sedikit cerita, sebenarnya postingan ini spontan begitu saja ingin saya tulis pas tadi makan pisang goreng eh dalam pisangnya ada bijinya, pasti kalian sudah punya gambaran tentang apa yang akan saya tulis, terlebih dari judul postingannya juga sudah ketahuan. coba kalaian pernah ngalamin ngga mitos-mitos berikut saat kalian kecil.

Menelan Biji Buah Dan Makan Pisang Dempet
Yups nelen biji buah, dari beberapa mitos yang ada, nelen biji adalah yang paling sering saya alami pada saat masih kecil, dan biji buah yang sering ketelen itu bisanya buah rambutan, manggis, sama pisang, nah terus apa mitos-mitos yang terkandung di dalamnya, saat kecil dulu ada mitos yang mengatakan jika kita menelan biji buah nanti si biji bakal tumbuh di dalam perut kita dan keluar pohonnya melalui kepala, ntah siapa yang membuat mitos ini, tapi nyatanya mitos tersebut menjadi sebuah ketakutan tersendiri saat kita kecil, nah biasanya untuk penangkalnya dalah meminum air garam biar si biji ngga tumbuh.

Nah selain nelen biji buah, ada juga mitos yang masih berkaitan dengan buah yaitu makan buah pisang dempet, nah mitos ini mempunyai 2 versi, versi yang pertama konon katanya jika kita makan buah pisang dempet nanti pas kita punya anak, anaknya bakal kembar, tapi ini menurutku bukan mitos yang menakutkan. nah yang versi kedua ini selain kita bakal punya anak kembar anak kedua anak tersebut bakal terlahir dempet, tentunya ini tidak dinginkan oleh orang tua manapun, namun bagaimanapun kondisi anak yang terlahir, syukuri karena itu pemberian dan titipan Tuhan. makanya saat kecil ngga berani makan buah pisang yang dempet, paling kalaupun mau makan satunya dikasihkan buat orang lain. selanjutnya.

Membuang Gigi Yang Tanggal (Copot)
Mitos berikutnya adalah membuang gigi yang tanggal atau copot, nah mitos ini mengatakan dalam membuang gigi yang copot tidak boleh sembarangan karena akibatnya nanti gigi tidak numbuh lagi, nah mitos di daerah saya Brebes, gigi yang copot harus dibuang ke atas genteng rumah jika gigi yang copot adalah gigi bagian bawah, sedangkan jika gigi atas yang copot maka harus dikubur. tapi ada juga yang gigi atas dibuang ke atas, gigi bawah dibuang ke bawah tergantung mitos yang berkembang di daerah masing-masing.

Tidak Boleh Menyisakan Makanan
Mitos ini juga ada di daerah saya, mitos ini mengatakan jika kita tidak menghabiskan makanan, nanti ayam kita mati atau ayam tetangga mati, tapi ntah aku ini nakal atau memang cerdik hahaha kadang saya menjawabi ketika ada orang mengatakan "Ayo habisin makannya biar ayamnya ngga mati" eh malah tak timpali "Lah saya ngga punya ayam, lagian yang mati paling ayam tetangga, justru saya makan ngga dihabisin nantinya sisanya buat ayam biar ngga mati" Hahaha jangan ditiru yah sodara, lagian saya ngga ngabisin makanannya karna sudah kenyang. selanjutnya lagi.

Kepala Saling Jedotan (Tabrakan)
Ada-ada saja memang kejadian waktu kecil, jedotan kepala aja harus dijedotin lagi. Biasanya kalau kepala kita jedotan dengan kepala teman kita maka bakal dijedotin lagi, alasannya biar ngga lupa ingatan atau geger otak, alasan lain biar arwah keduanya ngga ketuker. Hahaha sepertinya mitos ini lebih kepada niru-niru di TV. apalagi yah, owh ya.

Tidak Boleh Nujuk Ke Kuburan (Makam)
Nah ini, kalain tahu ngga kenapa mitos ini mengatakan tidak boleh nunjuk ke Kuburan, karena nanti jari kalian bakal cantengan atau menjadi kaku, nah jalan satu-satunya agar jari kita tidak kaku adalah kita harus menjilat jari yang telah digunakan untuk nunjuk kuburan, tapi selama kecil dulu belum ada kejadian ada anak jarinya kaku setelah nunjuk kuburan dan jarinya tak dijilat.

Baiklah sebagai penutup yang memang jari saya juga sudah capek ngetik, aku berkesimpulan bahwa mitos-mitos diatas mengandung pelajaran budaya leluhur kita didalamnya, seperti menelan biji buah, kita diingatkan agar ita berhati-hati saat memakan buah yang berbji terutama buah berbiji besar seperti salak, nangka, dan duren. begitu juga dengan mitos dengan buah pisang dempet, kita diajarkan untuk berbagi, jadi ketika ada buah pisang dempet kita diajarkan untuk berbagi dengan yang lain.

Nah kalau mitos jedotan menurutku kita sedang dijarkan agar kita bisa saling memaafkan, karna biasanya ketika jedotan atau tabrakan bisa jadi salah satu diantaranya akan marah, namun kita jedotkan lagi sebagai tanda keduanya saling memaafkan.

Begitu juga dengan tidak bolehnya menyisakan makanan, kita diajarkan untuk menghormati setiap makanan, karena dalam makanan tersebut ada peran orang banyak didalamnya, misal saja nasi, dalam sebutir nasih saja ada proses yang begitu panjang mulai dari petani yang menanamnya, merawatnya hingga panen, setelah panen saja masih harus dikeringkan, lalu digiling agar menjadi beras, adalagi peran penjual beras tersebut, nah baru peran Ibu yang memasaknya untuk kita (Ah aku jadi kangen ibuku di kampung). Maka mari kita hormati setiap makanan yang kita makan, sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan.

Sebenernya masih banyak yang pengin saya tulis tentang Ketakutan Saat Kita Kecil Terhadap Beberapa Mitos, baik mitos-mitos yang menakutkan ataupun mitos yang biasa saja yang tentunya mitos-mitos tersebut sudah mulai hilang dikalangan anak-anak jaman sekarang, misal saja Mitos tentang ngga boleh tidur di rumah orang lain saat malam selasa dan sabtu, atau ada lagi mitos tentang ngga bolehnya air kencing kita nyampur dengan air kencing teman, jika nyampur maka kudu dikudahi dan msih banyak lagi. tapi apalah daya capeknya ngetik yang harus memisahkan kita pada postingan kali ini tapi kalau mau ditambahi ayo kita diskusikan di komentar. baiklah saya ucapkan selamat malam, selamat beristirahat, sampai ketemu lagi di postingan berikutnya. Wassalam.


BACA JUGA POSTINGAN LAINNYA:




KLIK UNTUK BERKOMENTAR