Sholat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang harus dilakukan oleh setiap Muslim yang sudah baligh. Sholat merupakan cara untuk menyatakan ketaatan dan kesetiaan seseorang kepada Tuhan. Dengan rutin melakukan sholat, seseorang dapat menjaga ketaqwaannya dan meningkatkan kesadarannya akan Tuhan.

Namun seringkali kita dengar dan lihat orang yang menjalankan sholat tapi kok masih mau melakukan maksiat.


Gus Baha ndawuhaken, "Apa artinya shalat kalau masih maksiat?" Itu pertanyaan yang salah besar. Shalat itu wajib, dengan anda shalat itu sudah mengurangi kemungkaran anda. Karena anda tidak melawan ketentuan Allah ta'ala. Ketika orang mau shalat artinya dia menstatuskan diri sebagai hamba Allah. Tanda tangan kontrak kalau saya ini hambaMu.

يا الله أنت ربي… إياك نعبد وإياك نستعين

(Ya Allah, Engkau Tuhanku…hanya kepadaMu aku menyembah, dan hanya kepadaMu aku meminta pertolongan untuk itu)

Soal dosa ya dosa aja. Ya sama, kita ini hamba Allah, yang mengakui kalau Allah itu Tuhan, kita hamba. Dan barokahnya pengakuan itu dicerita-cerita syafaat kalau kita dosa insya Allah dapat syafaatnya Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam, karena kita tidak pernah lari dari status kehambaan.

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Rabbij’alni muqimas shalati wa min dzurriyati rabbana wa taqabbal du’a.

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

BACA JUGA POSTINGAN LAINNYA: