Nongkrong ditengah Wabah Virus Corona (Covid-19), Ini Hukumannya!

Nongkrong ditengah Wabah Virus Corona (Covid-19), Ini Hukumannya!

Ditengah merebaknya wabah Virus Corona atau Covid-19, pemerintah telah menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perkumpulan guna menghambat penyebaran Virus Corona yang sangat berbahaya itu, masyarakat dihimbau untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah dan membatasi diri dalam bersosial atau Social Distancing.

Meski pemerintah telah mengeluarkan peraturan tersebut, namun masih saja ada masyarakat yang masih mengabaikan himbauan dan melakukan perkumpulan-perkumpulan yang bisa mengakibatkan mudahnya tertular Virus Corona.

Perlu kalian tahu, berkumpul atau melakukan perkumpulan di tengah merebaknya wabah Virus Corona, kalian bisa mendapat hukuman sesuai UU di bawah ini.

KETENTUAN PIDANA (Dasar hukum : UU no. 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit)

Pasal 14 

Ayat 1
Barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 (satu) tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah).

Ayat 2
Barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 6 (enam) bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Plus UU 6/2018 Ttg karantina kesehatan.

Pasal 59

(1) Pembatasan Sosial Berskala Besar merupakan bagian dari respons Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.
(2) Pembatasan Sosial Berskala Besar bertujuan mencegah meluasnya penyebaran penyakit Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang sedang terjadi antar orang di suatu wilayah tertentu.
(3) Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit meliputi:

  • Peliburan sekolah dan tempat kerja;
  • Pembatasan kegiatan keagamaan; dan/atau
  • Pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

(4) Penyelenggaraan Pembatasan Sosial Berskala Besar berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.

Pasal 93

Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Kemudian Berdasarkan Pasal 152 ayat (1) dan (2) UU Kesehatan, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular serta akibat yang ditimbulkannya untuk melindungi masyarakat dari tertularnya penyakit, menurunkan jumlah yang sakit, cacat dan/atau meninggal dunia, serta untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat penyakit menular.


BACA JUGA POSTINGAN LAINNYA:


KOMENTAR DAN POSTINGAN LAINNYA
Terima kasih sudah berkomentar