Kita tentu sering mendengan sebuah kabar pertikaian seseorang yang disebabkan oleh ucapan atau tulisan dalam ketikan di media sosial, bahkan tak jarang sampai menimbulkan sebuah tawuran/kerusuhan yang hingga merenggut nyawa.

Padahal dalam ajaran Islam kita diajarkan untuk menjaga lisan dan tulisan kita, dan kita pun sudah diperingatkan Allah SWT agar "Berkata baik atau lebih baik Diam" artinya kita dianjurkan untuk berbicara yang baik atau jika tidak bisa lebih baik kita diam saja.

Menjaga lisan dan tulisan kita, mungkin saja tulisan yang kita anggap remeh malah menyebabkan kita masuk neraka. Dan jangan menilai rendah ucapan dan tulisan baik sekecil apapun, karena bisa saja itu membuat Allah ridho terhadap kita.

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ، لاَ يُلْقِي لَهَا بَالًا، يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ، وَإِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ، لاَ يُلْقِي لَهَا بَالًا، يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ»

"Sesungguhnya ada seorang hamba berucap perkataan yang mengundang ridha Allah, ia tidak memedulikannya (tidak tau kalau perkataan itu bernilai dan menyebabkan Allah ridho). Niscaya Allah akan mengangkat derajatnya.

Dan sesungguhnya ada seorang hamba berucap perkataan yang mengundang kemarahan Allah, ia tidak memedulikannya (tidak tau kalau perkataan itu begitu besar efeknya sampai membuat Allah murka, dia enteng saja mengucapkannya dan tidak peduli), niscaya Allah akan menyeburkan dirinya ke dalam neraka Jahannam."

Hadits Sahih riwayat Imam Bukhari

BACA JUGA POSTINGAN LAINNYA: