Ngomong "Bangsat" Bukanlah Kata-kata Kasar...!!!

Ngomong "Bangsat" Bukanlah Kata-kata Kasar...!!!

Corat-corat lagi di blog reot ini, ditemani rokok, kopi dan sepi, duh beginilah memang nasib kalau menjadi jomblo. Hahaha abaikan, mari kita fokus pada judul postingan ini yang emang rada-rada anu menurut kebanyakan orang tapi tidak denganku. Loh kok bisa gitu? Iya, menurut pandangan kebayakan orang, jika seseorang suka mengucapkan kata Bangsat, Anjing, Tailuh, Djancuk, itu menandakan orang tersebut tidak berakhlak dan mempunyai perilaku tidak baik. Belum tentu.

Kata siapa orang yang seperti itu mempunyai perilaku tidak baik, Baik atau tidak baik seseorang itu bukan ditentukan dari cara dia berbicara. Nyatanya banyak ko para pejabat atau ustadz selebritis yang omongannya alus, keliatan sopan tapi kelakuannya maling duit negara, tukang selingkuh. kamu pasti sering lah liat di TV TV.

Tapi cobalah main-main ketempat tongkrongan ngopi, atau dimana lah terserah, kamu pasti bakal menemukan atau bahkan mengalaminya sendiri obrolan-obrolan dengan kata-kata yang menurut kebanyakan orang kasar, contoh kecil saja seperti obrolan yang sering aku alami bersama teman baik di dunia maya maupun dunia nyata, "Eh nyet, kita nongkrong ngopi yuk...!!!" ajakku, temenku pun menimpali dengan kata-kata yang nggak kalah sadis "Ntar dulu njing, aku belum mandi...!!!".

Kamu juga seringkan melakukan percakapan-percakapan semacam itu dengan temanmu, lalu apakah percakapan-percakapan semacam itu menunjukan perilaku yang kasar dan tidak baik, tentu saja tidak, justru nyek-nyekan atau ejekan semacam itulah bumbu-bumbu yang membuat persahabatan semakin erat. Masa iya ngobrol sama temen ko pakai bahasa yang sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), Ya nggak enak blas. Enakan ya ngomong dengan bahasa yang pating pecotot.

Jadi intinya begini, kamu harus bisa menempatkan diri kamu sendiri, maksudnya kamu harus tau siapa yang sedang menjadi lawan bicaramu, jangan sampai kamu sembarangan ngomong dengan kata-kata seperti Bangsat, Anjing, Tailuh, Djancuk kepada orang tua atau bahkan kepada orang yang belum kamu kenal, bisa-bisa digampar tuh mulut, sama anak kecil juga ntar dikiranya ngajarin. Owh ya satu lagi, sama cewek. Sekalipun itu cewek kamu dan sudah sangat-sangat akrab pokoknya jangan sampai ngomong dengan kata-kata itu, kalau pengen tau alasannya silahkan inbox.

Nah ketika kamu sudah bisa menempatkan diri, siapa dirimu, siapa yang sedang menjadi lawan bicaramu, maka Ngomong "Bangsat" Bukanlah Kata-kata Kasar...!!!


BACA JUGA POSTINGAN LAINNYA:




KLIK UNTUK BERKOMENTAR